Showing posts with label Kimia. Show all posts
Showing posts with label Kimia. Show all posts
Sifat Koligatif Larutan

Sifat Koligatif Larutan


Haii, ini tugas pertama kimia kelas XII semester 1 pada bab Sifat Koligatif Larutan. Jadi guru kami membuat suatu rancangan percobaan yaitu pembuktian sifat koligatif larutan di kehidupan sehari hari, dan berikut ini adalah laporan yang telah saya buat

Percobaan 1
Pengaruh Titik Didih Pada Proses Perebusan Mie Instan

·      Tujuan pengamatan : Mengetahui pengaruh titik didih pada perebusan mie instan terhadap rasa dan tekstur mie.

·      Alat & Bahan :
-          Panci
-          Sendok
-          Kompor gas
-          4 gelas kecil air
-          2 bungkus mie instan rebus

·         Langkah kerja :
-          Percobaan 1 :
o  Menuang 2 gelas air ke panci
o  Merebus air hingga mendidih
o  Menunggu hingga air mendidih
o  Memasukkan mie saat air yang direbus telah mendidih
o  Memasukkan bumbu yang tersedia
o  Mengaduk hingga bumbu tercampur rata
o  Menunggu hingga mie agak sedikit kenyal
o  Mematikan kompor dan menyajikan mie ke dalam mangkok

-          Percobaan 2 :
o  Menuang 2 gelas air ke panci
o  Memasukkan mie dan bumbu bumbunya
o  Menunggu hingga mie matang sambil mengaduk mie
o  Mematikan kompor dan menyajikan mie ke dalam mangkok

·         Hasil Pengamatan :
-          Mie pada percobaan 1 lebih cepat matang dibandingkan dengan mie pada percobaan 2
-          Mie pada percobaan 2 lebih lembut saat matang dibandingkan dengan mie pada percobaan 1
-          Kuah mie pada percobaan 2 lebih terasa bumbunya dibanding dengan kuah mie pada percobaan 1 


Percobaan 2
Perubahan Rasa Pada Es Krim

·      Tujuan pengamatan : Mengamati perubahan rasa pada es krim saat es krim meleleh dan kembali beku

·      Alat & Bahan :
-          Piring kecil
-          Sendok
-          Freezer
-          Es krim

·         Langkah kerja :
-          Membuka bungkusan es krim
-          Menjilat sedikit es krim
-          Menaruh es krim di piring kecil
-          Membiarkan es krim sedikit meleleh
-          Merasakan lelehan es krim
-          Memasukkan es krim kedalam freezer
-          Menunggu hingga es krim kembali beku
-          Memakan es krim hingga habis

·         Hasil Pengamatan :
-          Lelehan es krim lebih terasa rasanya dibandingkan dengan es krim yang masih agak beku
-          Saat es krim yang telah membeku kembali di rasakan, rasa yang menajam dari lelehan akan tetap terasa walaupun telah kembali beku, akan tetapi ada bagian es krim yang rasanya tetap sama seperti saat dibuka bungkusnya karena tidak semua bagian es krim meleleh.


Percobaan 3
Lamanya Perubahan Cair Menjadi Es

·      Tujuan pengamatan : Mengamati lamanya perubahan cair menjadi es dengan larutan selain air

·      Alat & Bahan :
-          Cetakan es
-          Freezer
-          2 jenis minuman
-          Jam

·         Langkah kerja :
-          Membuat 2 jenis minuman
-          Memasukkan air putih ke dalam 1/3 cetakan es
-          Memasukkan teh ke dalam 1/3 cetakan es
-          Memasukkan susu kedelai ke dalam 1/3 cetakan es
-          Mencatat waktu hingga minuman tersebut membeku

·         Hasil Pengamatan :
-          Minuman selain air lebih cepat membeku dibandingkan dengan air, yaitu selama 3 jam 40 menit sedangkan air membutuhkan waktu sekitar 3 jam 57 menit.
-          Saat es dari minuman selain air dirasakan (teh & susu kedelai), yang paling cepat hilang rasa manisnya adalah teh


 Terima Kasih...

Hubungan Konfigurasi Elektron dengan Sistem Periodik


Konfigurasi elektron adalah susunan elektron pada sebuah atom, molekul, atau struktur fisik lainnya.

Sifat-sifat unsur tergantung pada jumlah elektron valensinya (kulit terluar).
  • KONSEP KONFIGURASI ELEKTRON - NIELS BOHR


Setiap kulit atom dapat terisi elektron maksimum dengan rumus:


∑n = 2(n)2

Keterangan :

∑ = jumlah maksimum elektron pada suatu kulit

n = nomor kulit

Aturan konfigurasi elektron


  • Yang di konfigurasikan adalah no. atom
  •  Jumlah elektron  pada kulit terakhir max. 8

  • PENGERTIAN PERIODE DAN  GOLONGAN



  • Periode adalah lajur mendatar dalam sistem periodik dalam periode itu.
  • Golongan adalah lajur vertikal dalam sistem periodik unsur yang memiliki kemiripan sifat. Unsur yang menyatakan bilangan kuantum utama (kulit elektron). 


  • KONFIGURASI ELEKTRON DENGAN SUB KULIT


Elektron valensi adalah elektron pada kulit terluar.

Konfigurasi elektron dengan sub kulit:

S = maks elektron 2

P = maks elektron 6

d = maks elektron 10

f = maks elektron 14

  • Bilangan kuantum

  • Utama (n)        =  menyatakan kulit
  • Ozimuth (l)      =  sub kulit
          S => l = 0
          P => l = 1
          d => l = 2
          f  => l = 3
  • Magnetik (m) = nomor orbital
               S             P                           d                                            f
           
               0       -1   0    1       -2    -1    0     1     2       -3    -2    -1     0     1     2     3
  • Spin =
          - ½       + ½
Sistem Periodik Unsur dan Perkembangannya

Sistem Periodik Unsur dan Perkembangannya

Sejarah Perkembangan Sistem Periodik Unsur

  • Pengelompokan Unsur Menurut Lavoisier


Antoine Lavoisier mengelompokan unsur menjadi 4, yaitu :

1. Gas
2. Tanah
3. Logam
4. Non logam

Kelemahan dari teori Lavoisior : Pengelompokan masih terlalu umum


Kelebihan dari teori Lavoisior : Sudah mengelompokan 33 unsur yang ada berdasarka sifat kimia dan digunakan untuk referensi bagi para ilmuan.


  • Pengelompokan unsur menurut J.W. Dobereiner


Pengelompokan unsur berdasarkan kemiripan sifat.

Dobereiner menyimpulkan bahwa unsur-unsur dapat di kelompokan ke dalam kelompok tiga unsur yang disebut triade.

Kelebihan dari teori ini : adanya keteraturan setiap unsur yang sifatnya mirip massa atom.


Kelemahan dari teori ini : pengelompokan unsur ini kurang efisien.


  • Pengelompokan Unsur Menurut Chancourtois


Alexander Beguyer de Chancourtois, mengelompokkan unsur-unsur kimia berdasarkan kenaikan berat atom. 

Rumus berat atom = 7 + 16n; n = urutan unsur.


  • Hukum Oktaf Newlands


J. Newlands mengelompokan unsur-unsur berdasarkan kenaikan massa atom relatif.

Sifat unsur berubah secara teratur.

Unsur pertama mirip dengan unsur kedelapan, unsur kedua mirip dengan unsur kesembilan, dan seterusnya.

Kelemahan dari teori ini : masih di ketemukan beberapa oktaf yang isinya lebih dari delapan unsur.


  • Sistem periodik Mendeleev


Dmitri Ivanovich mendeleev menyimpulkan bahwa sifat-sifat unsur adalah fungsi periodik dari massa atom relatifnya.

Jika unsur-unsur disusun menurut kenaikan massa atom relatifnya, maka sifat tertentu akan berulang secara periodik.

Unsur-unsur yang mempunyai kemiripan sifat dalam satu lajur vertikal yang disebut golongan.

unsur-unsur berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya disebut periode.

Kelemahan dari teori ini adalah :

Masih terdapat unsur-unsur yang massanya lebih besar letaknya di depan unsur yang massanya lebih kecil.

  • Sistem Periodik Modern dari Henry G. Moseley


Melakukan eksperimen pengukuran panjang gelombang unsur menggunakan sinar-X.

Sifat dasar atom berdasarkan kenaikan jumlah proton.
Perkembangan Model Atom

Perkembangan Model Atom


Pengertian 


Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang sudah tidak dapat dibagi lagi.

Atom digambarkan sebagai bola pejal yang sangat kecil, suatu unsur memiliki atom-atom yang identik dan berbeda untuk unsur yang berbeda.



  • Teori Atom John Dalton (1803)


Teori atom Dalton didasarkan pada dua hukum, yaitu hukum kekekalan massa (hukum Lavoisier) dan hukum susunan tetap (hukum prouts). Lavosier mennyatakan bahwa “Massa total zat-zat sebelum reaksi akan selalu sama dengan massa total zat-zat hasil reaksi”. Sedangkan Prouts menyatakan bahwa “Perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa selalu tetap”.

Hipotesis Dalton :


  1. Unsur tersusun atas partikel yang sangat kecil dan tidak dapat dibagi lagi disebut dengan atom
  2. Atom-atom yang menyusun suatu unsur adalah identik,baik massa,ukuran,dan sifatnya sama,sedangkan atom dari unsur yang berbeda mempunyai ukuran,massa,dan sifat yang berbeda
  3. Senyawa tersusun dari atom-atom yang terdiri dari 2 unsur atau lebih dengan perbandingan tetap dan tertentu
  4. Atom tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan.


Kelemahan :


Teori dalton tidak menerangkan hubungan antara larutan senyawa dan daya hantar arus listrik.



  • Teori Atom J.J Thomson


Berdasarkan penemuan tabung katode yang lebih baik oleh William Crookers, maka J.J. Thomson meneliti lebih lanjut tentang sinar katode dan dapat dipastikan bahwa sinar katode merupakan partikel, sebab dapat memutar baling-baling yang diletakkan diantara katode dan anode. Dari hasil percobaan ini, Thomson menyatakan bahwa sinar katode merupakan partikel penyusun atom (partikel subatom) yang bermuatan negatif dan selanjutnya disebut elektron.



Thomson memperbaiki kelemahan dari teori atom dalton dan ia menyatakan bahwa:
“Atom merupakan bola pejal yang bermuatan positif dan didalamya tersebar muatan negatif elektron”



Kelemahan:

Kelemahan model atom Thomson ini tidak dapat menjelaskan susunan muatan positif dan negatif dalam bola atom tersebut.



  • Teori Atom Rutherford


Rutherford bersama dua orang muridnya (Hans Geigerdan Erners Masreden) melakukan percobaan yang bertujuan untuk menguji pendapat Thomson, yakni apakah atom itu betul-betul merupakan bola pejal yang positif yang bila dikenai partikel alfa akan dipantulkan atau dibelokkan

Model Atom Rutherford yang menyatakan bahwa Atom terdiri dari inti atom yang sangat kecil dan bermuatan positif, dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif.

Percobaan yang dikenal dengan hamburan sinar alfa (λ) terhadap lempeng tipis emas. untuk menguji pendapat Thomson, yakni apakah atom itu betul-betul merupakan bola pejal yang positif yang bila dikenai partikel alfa akan dipantulkan atau dibelokkan.

Dari pengamatan mereka, didapatkan fakta bahwa apabila partikel alfa ditembakkan pada lempeng emas yang sangat tipis, maka sebagian besar partikel alfa diteruskan (ada penyimpangan sudut kurang dari 1°), tetapi dari pengamatan Marsden diperoleh fakta bahwa satu diantara 20.000 partikel alfa akan membelok sudut 90° bahkan lebih.

Atom bukan merupakan bola pejal, karena hampir semua partikel alfa diteruskan
Jika lempeng emas tersebut dianggap sebagai satu lapisanatom-atom emas, maka didalam atom emas terdapat partikel yang sangat kecil yang bermuatan positif.

Kelemahan:

Tidak dapat menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke dalam inti atom.



  • Teori Atom Bohr (1913)


Neils Bohr memperbaiki kegagalan atom Rutherford melalui percobaannya tentang spektrum atom hidrogen.

Menurut model atom bohr, elektron-elektron mengelilingi inti pada lintasan-lintasan tertentu yang disebut kulit elektron atau tingkat energi. Tingkat energi paling rendah adalah kulit elektron yang terletak paling dalam, semakin keluar semakin besar nomor kulitnya dan semakin tinggi tingkat energinya.

Kelemahan:

Model atom ini tidak bisa menjelaskan spektrum warna dari atom berelektron banyak.





Model Atom ke-5 (Mekanika Kuantum)




  • LATAR BELAKANG


Teori atom mulai berkembang dari teori atom John Dalton, Joseph John Thomson, Ernest Rutherford, dan Niels Henrik David Bohr.

Perkembangan teori atom menunjukkan adanya perubahan konsep susunan atom dan reaksi kimia antar atom.

Hipotesis Louis de Broglie dan azas ketidakpastian dari Heisenberg merupakan dasar dari model Mekanika Kuantum (Gelombang) yang dikemukakan oleh ERWIN SCHRODINGER pada tahun 1927.

PENEMU TEORI ATOM MEKANIKA KUANTUM

  • Louis  De Broglie


Pada tahun 1924, ahli fisika dari Perancis ini mengemukakan

“partikel juga bersifat sebagai gelombang.”

  • Werner Heisenberg


Pada tahun 1927, Werner Heisenberg menguatkan teori atom mekanika kuantum dengan azas ketidakpastian Heisenberg.

kedudukan partikel seperti elektron tidak dapat ditentukan dengan pasti pada saat yang sama.”

  • Erwin Schrodinger


Pada tahun 1927, Erwin Schrodinger mengajukan teori atom mekanika kuantum.

“kedudukan elektron dalam atom tidak dapat ditentukan dengan pasti, yang dapat ditentukan adalah probabilitas menemukan elektron sebagai fungsi jarak dari inti atom.”



Kelebihan Teori Mekanika Quantum :


  • Menurut teori atom mekanika kuantum, meski elektron mempunyai tingkat energi tertentu, posisinya tidak dapat dipastikan.
  • Teori atom mekanika kuantum dapat menjelaskan struktur atom yang lebih kompleks (atom multielektron).
  • Teori mekanika kuantum dapat diterima oleh para ilmuwan hingga sekarang.

    Struktur atom menurut teori atom mekanika kuantum mempunyai kesamaan dengan teori atom Niels Bohr dalam tingkat-tingkat energi. Bedanya adalah dalam hal posisi elektron dalam atom tersebut.
    Menurut Bohr, posisi elektron dipastikan berada dalam orbit lingkaran dengan jari-jari tertentu.
    Dalam teori atom mekanika kuantum, posisi elektron tidak pasti, yang dapat dikatakan hanya peluang untuk menemukannya di dalam Orbital.


  • Perbedaan teori mekanika kuantum dengan mekanika lama :

  • Dalam mekanika lama menggunakan nama penemunya.
  • Dalam mekanika kuantum menggunakan nama yang merujuk pada sifat. Itu terjadi karena penemu teori mekanika kuantum lebih dari 1.

  • Kesimpulan :

  • Teori kuantum lama sangat fenomenologikal.
  • Teori mekanika kuantum dikemukakan oleh Louis De Broglie, Wener Heisenberg, Erwin Schrodinger.
  • Teori mekanika kuantum merupakan atom multielektron.
  • Persamaan teori mekanika kuantum dengan teori Niels Bohr terdapat dalam tingkat energi, dan perbedaanya terletak dalam posisi elektron.
  • Teori mekanika lama dengan teori mekanika kuantum memiliki perbedaan pada nama.