Showing posts with label Bahasa. Show all posts
Showing posts with label Bahasa. Show all posts
Contoh Teks Berita

Contoh Teks Berita

ATM di Bandara Gorontalo Dibobol Penumpang, Rp 1,5 Juta Raib

GORONTALO, KOMPAS.com – Dua pria ditangkap polisi dalam pelariannya ke Sulawesi Utara setelah membobol ATM Bank BRI di Bandara Jalaluddin Tantu Gorontalo.
Keduanya adalah H (31), warga Kampong Bitung, Desa Bitung Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, dan D (31), penduduk Umbul-umbul, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Lampung.
Pembobolan ATM BRI ini terjadi, Senin (3/10/2016) pukul 10.30 Wita, di terminal Bandar Udara Jalaluddin Tantu, Gorontalo. Aksinya terekam kamera pengintai.
Keduanya membobol mesin dengan cara memasukkan kartu ATM dan melakukan transaksi sebagaimana mestinya, setelah itu keduanya mencongkel tempat keluarnya uang. Aksi pembobolan ATM ini mengakibatkan Bank BRI kehilangan Rp 1,5 juta.
“Berdasarkan keterangan saksi sopir taksi bandara, kedua pelaku adalah penumpang Lion Air. Keduanya langsung masuk ke ruangan ATM dan setelah itu melarikan diri,” kata Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Mosyan Nimitch.
Mendapat laporan pembobolan, Polres Gorontalo langsung melakukan koordinasi dengan Polsek Atinggola untuk mencegat mobil yang disewa pelaku.
“Kedua pelaku berhasil ditangkap oleh Polsek Atingola di perbatasan Gorontalo dan Sulut,” ujar Nimitch.
Sumber : http://regional.kompas.com/; diakses pada Selasa, 04-10-16









11.     Unsur
-          Apa           : Dua pria ditangkap polisi dalam pelariannya ke Sulawesi Utara setelah membobol ATM Bank BRI di Bandara Jalaluddin Tantu Gorontalo.
-          Siapa          : Keduanya adalah H (31), warga Kampong Bitung, Desa Bitung Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, dan D (31), penduduk Umbul-umbul, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Lampung.
-          Dimana      : Bandara Jalaluddin Tantu Gorontalo.
-          Kapan        : Senin (3/10/2016) pukul 10.30 Wita
-          Mengapa    : Kedua pelaku adalah penumpang Lion Air.
-          Bagaimana : Keduanya membobol mesin dengan cara memasukkan kartu ATM dan melakukan transaksi sebagaimana mestinya, setelah itu keduanya mencongkel tempat keluarnya uang.

22.     Struktur Teks Berita
No.
Struktur
Kalimat pada teks
1
Orientasi
GORONTALO, KOMPAS.com – Dua pria ditangkap polisi dalam pelariannya ke Sulawesi Utara setelah membobol ATM Bank BRI di Bandara Jalaluddin Tantu Gorontalo.
2
Peristiwa
Keduanya adalah H (31), warga Kampong Bitung, Desa Bitung Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, dan D (31), penduduk Umbul-umbul, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Lampung.
Pembobolan ATM BRI ini terjadi, Senin (3/10/2016) pukul 10.30 Wita, di terminal Bandar Udara Jalaluddin Tantu, Gorontalo. Aksinya terekam kamera pengintai.
Keduanya membobol mesin dengan cara memasukkan kartu ATM dan melakukan transaksi sebagaimana mestinya, setelah itu keduanya mencongkel tempat keluarnya uang. Aksi pembobolan ATM ini mengakibatkan Bank BRI kehilangan Rp 1,5 juta.
“Berdasarkan keterangan saksi sopir taksi bandara, kedua pelaku adalah penumpang Lion Air. Keduanya langsung masuk ke ruangan ATM dan setelah itu melarikan diri,” kata Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Mosyan Nimitch.
Mendapat laporan pembobolan, Polres Gorontalo langsung melakukan koordinasi dengan Polsek Atinggola untuk mencegat mobil yang disewa pelaku.
“Kedua pelaku berhasil ditangkap oleh Polsek Atingola di perbatasan Gorontalo dan Sulut,” ujar Nimitch.
3
Sumber berita
1. Bank BRI
2. Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Mosyan Nimitch
3. Polres Gorontalo
4. Polsek Atinggola

33.     Unsur Kebahasaan
-          Adanya keterangan, contoh : “Pembobolan ATM BRI ini terjadi, Senin (3/10/2016) pukul 10.30 Wita, di terminal Bandar Udara Jalaluddin Tantu, Gorontalo.” (Keterangan waktu & keterangan tempat)
-          Penggunaan verba transitif, contoh : “Dua pria ditangkap polisi dalam pelariannya ke Sulawesi Utara setelah membobol ATM Bank BRI di Bandara Jalaluddin Tantu Gorontalo.”
-          Penggunaan verba pewarta, contoh : “Kedua pelaku berhasil ditangkap oleh Polsek Atingola di perbatasan Gorontalo dan Sulut,” ujar Nimitch.”
-          Diksi                      : Pemilihan kata yang digunakan dalam teks berita tersebut sudah benar.
-          Huruf kapital         : Penulisan huruf kapital sudah sesuai dengan letaknya.
-          Tanda baca            : Penggunaan tanda baca sesuai kebutuhan dan sudah benar
-          Kalimat efektif     : Penyusunan kalimat telah dibuat seefektif mungkin
-          Aktual                   : Pembobolan ATM BRI ini terjadi, Senin (3/10/2016) pukul 10.30 Wita, di terminal Bandar Udara Jalaluddin Tantu, Gorontalo
-          Faktual                   : “Berdasarkan keterangan saksi sopir taksi bandara, kedua pelaku adalah penumpang Lion Air. Keduanya langsung masuk ke ruangan ATM dan setelah itu melarikan diri,” kata Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Mosyan Nimitch.

44.     Kaidah
-          Aktual : “Pembobolan ATM BRI ini terjadi, Senin (3/10/2016) pukul 10.30 Wita, di terminal Bandar Udara Jalaluddin Tantu, Gorontalo.”
-          Faktual : “Kedua pelaku berhasil ditangkap oleh Polsek Atingola di perbatasan Gorontalo dan Sulut,” ujar Nimitch.

55.     Isi

-          Kelengkapan struktur : Struktur teks berita tersebut telah lengkap sesuai dengan struktur teks berita pada umumnya.

Geguritan Anyar

Kemarin admin mbul sudah menyinggung materi ekonomi. Sekarang admin mau membahas tentang materi Bahasa Jawa Geguritan. Bagi yang muatan lokalnya bukan bahasa jawa , disimak saja, hitung-hitung buat tambah wawasan. Geguritan adalah istilah yang digunakan dalam Bahasa Jawa untuk menyebut PUISI. Jadi secara sederhana Geguritan itu puisi berbahasa jawa.  Cara membaca geguritan tidak jauh berbeda dengan membaca puisi di dalamnya terdapat unsur-unsur membaca indah :
  1. Intonasi suara, penekanan suara
  2. Lafal Suara, kejelasan dalam pengucapan
  3. Ekspresi, ungkapan perasaan isi


Ciri khas geguritan yaitu pada geguritan lawas maupun anyar (modern) yaitu tembung yang digunakan adalah tembung "Sun Gegurit".
Geguritan dibagi menjadi dua yaitu :
  1. Geguritan Lawas
    Geguritan Lawas pun masih dibagi dua lagi, yaitu yang berbentuk :
    - Tembang (Macapat) : Cirinya yaitu terikat oleh guru gatra, guru wilangan, dan guru lagu
    - Dudu tembang : Cirinya yaitu guru gatra dan wilangannya bebas, tetapi guru lagunya runtut (membentuk sajak)
  2. Geguritan Anyar
    Cirinya yaitu :
    - Guru gatra bebas
    - Guru wilangan bebas
    - Guru lagu ora digatekake (bebas)
    - Milih tembung kang mentes & matis
    - Nggunake klewa basa
Kali ini, yang akan admin mbul bahas adalah geguritan anyarnya. Geguritan anyar adalah puisi modernnya bahasa jawa. Seperti ciri ciri puisi modern pada umumnya, geguritan anyar tidak terikat apapun (bebas). Geguritan ini lebih mudah untuk dibuat ketimbang geguritan lawas yang terikat oleh banyak syarat. Pembuat geguritan anyar ini dapat lebih bebas mengekspresikan perasaannya, dan dapat digunakan secara versatil di semua acara. Yak, sekarang admin mbul akan memberikan contoh geguritan anyar ini, geguritan yang admin mbul bikin ini bertema asmara :D. Silahkan anda simak geguritan di bawah ini...

Katresnan


Oh...
Katresnan iku setya
Tan agawe cidra
Suthik agawe kuciwa,
Ora agawe rekasa

Oh...
Katresnan iku sayekti suci
Ngambar arum wangi
Setya ing janji
Tan Amblenjani

Oh... Katresnan
Rasane angel nggonku moncati
Rasane kaya kaya tansah kumanthil ing telenging ati
Linali lali saya cetha ngegla wela wela
Cumandhak ana epoking nala
Gawang gawang rerindu wewayanganmu
Ngleledha, mbebedha agawe mangu mangu pandulupku

Oh... Katresnan
Sesawangan kang manohara
Nuja sengseme asmara
Ora mung ngulandara
Ora mung kaya gara-gara
Dhuwure datan bisa kinira-kira
Jembare ngungkuli segara
Yen tan kongsi bejo, bisa gawe gegere sak negara

Hehe, itulah geguritan yang admin Mbul pernah buat (sorry kalo jelek ) :'v kalau mau tanya sama admin Mbul silahkan tinggalkan komentar dibawah...
Terima kasih atas kunjungannya, semoga dapat bermanfaat untuk semuanya... :)